Epistaksis Berulang denganRinosinusitis Kronik, Spina pada Septum dan Telangiektasis
Written by Bestari Jaka Budiman, Yolazenia   
Monday, 20 February 2012 17:42
PDF Print E-mail

Bestari Jaka Budiman, Yolazenia


Abstrak
Epistaksis adalah perdarahan dari hidung. Epistaksis bukan suatu penyakit melainkan gejala suatu kelainan.  Penyebab epistaksis dapat dibedakan sebagai penyebab lokal, sistemik, dan idiopatik. Penyebab lokalyaitu: trauma, infeksi hidung dan sinus paranasal, tumor pada hidung, sinus paranasal dan nasofaring, lingkungan, benda asing atau rinolit, septum deviasi, dan terdapatnya telangiektasis. Sedangkan penyebab sistemik
meliputi: penyakit kardiovaskular, kelainan darah, infeksi sistemik, gangguan endokrin, dan kelainan kongenital. Prinsip utama penanggulangan epistaksis meliputi : menghentikan perdarahan, mencegah komplikasi, mencegah berulangnya epistaksis. Dilaporkan satu kasus seorang perempuan berumur 40 tahun dengan epistaksis berulang pada hidung kiri dengan rinosinusitis kronis,spina pada septum dan telangiektasis, yang dilakukan eksplorasi dengan bedah sinus endoskopi. Artikel lengkap

Kata kunci: epistaksis, rinosinusitis, spina, telangiektasis,bedah
sinus endoskopi

Last Updated ( Monday, 27 February 2012 11:52 )
 

World Head and Neck Cancer Day 2016

Universitas Andalas