Penatalaksanaan Hipertrofi Konka
Written by Bestari Jaka Budiman, Hidayatul Fitria   
Monday, 20 February 2012 17:14
PDF Print E-mail

Bestari Jaka Budiman, Hidayatul Fitria

Abstrak

Latar Belakang: Hidung tersumbat merupakan salah satu keluhan yang sering membawa pasien datang berobat ke dokter THT. Salah satu penyebab sumbatan hidung ini adalah hipertrofi konka. Tujuan: Untuk menjelaskan gambaran tentang hipertrofi konka dan penatalaksanaannya. Tinjauan Pustaka: Konka merupakan salah satu komponen yang terdapat di kavum nasi. Konka terdiri dari struktur tulang yang dibatasi oleh mukosa. Mukosanya memiliki epitel kolumnar pseudostratifed bersilia dengan sel goblet dan banyak mengandung pembuluh darah dan kelenjar lendir. Konka melindungi hidung dengan mengatur temperatur dan kelembaban udara inspirasi dan menyaring benda-benda asing yang terhirup bersama udara inspirasi. Hipertrofi konka menimbulkan keluhan hidung tersumbat. Penyebab hipertrofi konka adalah rinitis alergi, rinitis non alergi dan septum deviasi. Penatalaksanaan meliputi medikamentosa dan pembedahan. Pembedahan yang dapat dilakukan adalah lateroposisi, turbinektomi total dan parsial, turbinektomi submukosa, reseksi submukosa dengan lateral outfracture, turbinoplasti inferior, laser, elektrokoagulasi, radiofrekwensi, koagulasi argon plasma, krioterapi dan neurotektomi vidian. Kesimpulan: Hipertrofi konka menyebabkan sumbatan hidung. Pembedahan dilakukan bila medikamentosa tidak berhasil. Banyak teknik pembedahan yang dapat digunakan. Tidak ada teknik yang sempurna, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Artikel lengkap

Kata kunci: hipertrofi konka, sumbatan hidung, turbinektomi, turbinoplasti, medikamentosa

Last Updated ( Monday, 27 February 2012 11:55 )