Artikel/ Makalah
Parotidektomi Superfisial Pada Adenoma Pleomorfik Parotis
Written by M. Abduh Firdaus, Sukri Rahman   
Tuesday, 12 August 2008 17:00
PDF Print E-mail

M. Abduh Firdaus, Sukri Rahman

 

Abstrak

Adenoma pleomorfik merupakan tumor jinak kelenjar liur tebanyak, antara 60-80% dari seluruh neoplasma di kelenjar liur, paling sering ditemukan pada kelenjar parotis (sekitar 85%). Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, gambaran klinis, pemeriksaan radiologi dan pemeriksaan histopatologi massa tumor. Pengobatan utama dari adenoma pleomorfik adalah pembedahan, dengan mengangkat tumor tanpa meninggalkan sisa. Parotidektomi Superfisial merupakan operasi yang paling sering dilakukan. Dilaporkan satu kasus adenoma pleomorfik parotis kanan pada seorang wanita umur 56 tahun,  yang dilakukan parotidektomi superfisial dengan pemeliharaan saraf fasial. Artikel Lengkap

Kata kunci : Adenoma pleomorfik, parotis, parotidektomi superficial, pemeliharaan saraf fasial.

Last Updated ( Thursday, 11 October 2012 23:51 )
 
Benda Asing (Batu Kerikil) di Bronkus
Written by Novialdi, Sukri Rahman   
Saturday, 07 July 2007 16:54
PDF Print E-mail

Novialdi, Sukri Rahman

 

Abstrak

Diagnosis dan penatalaksanaan benda asing di saluran nafas masih merupakan tantangan bagi dokter ahli telinga hidung tenggorok. Angka kesakitan dan kematian akibat aspirasi benda asing pada anak masih cukup tinggi. Perkembangan instrumen untuk ekstraksi benda asing telah mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat komplikasi tindakan pengeluaran benda asing di saluran nafas.

Ditemukannya teleskop dan forsep yang yang disertai teleskop (optical forceps) telah mempermudah ekstraksi benda asing di saluran nafas dan menghindari intubasi berulang karena visualisasi yang lebih baik pada monitor, terutama pada anak dengan ukuran traktus trakeobronkial yang lebih kecil dibandingkan dewasa. Dilaporkan satu kasus aspirasi batu kerikil di bronkus pada anak perempuan umur 3 tahun yang berhasil dilakukan ekstraksi dengan menggunakan optical peanut forceps tanpa komplikasi. Artikel Lengkap

Kata kunci : aspirasi batu kerikil, benda asing, forsep optikal.

Last Updated ( Thursday, 11 October 2012 23:23 )
 
Tumor Sinus Paranasal Dengan Perluasan Intrakranial Dan Metastasis Ke Paru
Written by M. Abduh Firdaus, Sukri Rahman   
Wednesday, 26 July 2006 15:38
PDF Print E-mail

M. Abduh Firdaus, Sukri Rahman

 

Abstrak

Keganasan hidung dan sinus paranasal (sinonasal) merupakan tumor yang jarang ditemukan, hanya merupakan 1% dari seluruh tumor ganas di tubuh dan 3 % dari keganasan di kepala dan leher. Diagnosis secara dini dan pengobatan sampai saat ini masih merupakan tantangan. Pasien dengan tumor sinonasal biasanya datang pada stadium yang sudah lanjut, dan umumnya sudah meluas ke jaringan sekitarnya. Tidak jarang keluhan utama pasien justru akibat perluasan tumor seperti keluhan mata dan kepala dan bahkan gejala akibat metastsis jauh. Prognosis keganasan ini umumnya buruk. Hal ini karena anatomi sinus yang merupakan rongga yang tersembunyi dalam tulang, yang tidak akan dapat dideteksi dengan pemeriksaan fisik biasa  dan sering asimptomatik pada stadium dini serta lokasinya yang berhubungan erat dengan struktur  vital.

Dilaporkan   satu kasus  tumor  sinus  paranasal  pada  seorang  lali-laki  berusia   52 tahun yang telah mengalami perluasan ke intrakranial dan metastasis ke paru. Artikel Lengkap

Kata kunci : tumor sinonasal, perluasan intrakranial, metastasis paru.

Last Updated ( Friday, 12 October 2012 00:04 )
 
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 Next > End >>

Page 17 of 17

World Head and Neck Cancer Day 2016

Universitas Andalas