Artikel/ Makalah
Diagnosis Dan Penatalaksanaan Osteoma Tulang Temporal
Written by Yan Edward, Sri Mulyani   
Thursday, 28 July 2011 23:18
PDF Print E-mail

Yan Edward, Sri Mulyani

Abstrak

Osteoma  merupakan tumor jinak pada tulang, dapat terjadi pada tulang temporal. Osteoma lebih banyak terjadi pada wanita terutama pada dekade kedua dan ketiga kehidupan. Diagnosis osteoma tulang temporal ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan tomografi komputer dan biopsi. Terapi osteoma tulang temporal adalah pengangkatan tumor karena indikasi gejala atau kosmetik. Osteoma tulang temporal jarang menimbulkan kekambuhan jika tumor diangkat secara lengkap. Dilaporkan satu kasus osteoma tulang temporal pada seorang wanita berusia 44 tahun dan telah dilakukan ekstirpasi tumor. Artikel Lengkap

Kata kunci : osteoma, tulang temporal, ekstirpasi

Last Updated ( Thursday, 11 October 2012 07:05 )
 
OMSK Tipe Bahaya pada Pasien dengan Kelainan Telinga Kongenital
Written by Yan Edward, Rossy Rosalinda   
Thursday, 28 July 2011 23:16
PDF Print E-mail

Yan Edward, Rossy Rosalinda

Abstrak

Kelainan telinga luar kongenital berupa mikrotia dan stenosis liang telinga berisiko tinggi untuk terbentuknya kolesteatoma dan infeksi telinga tengah. Kelainan ini dapat berhubungan dengan kelainan pada telinga tengah, nervus fasialis dan telinga dalam. Pada akhirnya, menyebabkan gangguan pendengaran dan keterlambatan pada perkembangan bicara, bahasa dan intelektual.

Otitis media supuratif kronis dengan kolesteatoma merupakan infeksi dengan tipe bahaya dan membutuhkan terapi pembedahan.

Satu kasus otitis media supuratif kronis tipe bahaya dilaporkan pada seorang wanita berusia 18 tahun dengan kelainan kongenital berupa mikrotia, stenosis liang telinga dan kelumpuhan nervus fasialis perifer. Pada pasien ini, telah dilakukan tindakan radikal mastoidektomi dan kanaloplasti dalam anestesi umum serta direncanakan untuk rekonstruksi aurikula, pemasangan alat bantu dengar dan terapi wicara. Artikel Lengkap

Kata Kunci: Mikrotia, stenosis liang telinga, kelumpuhan nervus fasialis perifer, kolesteatoma, otitis media supuratif kronis

Last Updated ( Tuesday, 03 April 2012 09:57 )
 
Diagnosis Dan Penatalaksanaan Papilomatosis Laring Pada Dewasa
Written by Novialdi, Rossy Rosalinda   
Thursday, 28 July 2011 23:14
PDF Print E-mail

Novialdi, Rossy Rosalinda

Abstrak

Papilomatosis laring merupakan suatu tumor jinak pada laring yang jarang terjadi yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Tumor ini dapat berkembang pada semua umur, tetapi lebih sering terjadi pada anak. Diagnosis papilomatosis laring ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, laringoskopi tidak langsung, mikrolaringoskopi dan biopsi. Terapi papilomatosis laring meliputi terapi operasi dengan teknik mikrolaringoskopi-ekstirpasi dan laser serta terapi adjuvan. Papilomatosis laring memiliki tingkat rekurensi yang tinggi, yaitu sekitar 70%.

Dilaporkan satu kasus papilomatosis laring dengan lesi multipel pada perempuan usia 21 tahun dan telah dilakukan biopsi dan ekstirpasi tumor dengan teknik mikrolaringoskopi dan laser. Artikel Lengkap

Kata kunci: Papilomatosis laring, HPV tipe 6 dan 11, mikrolaringoskopi-ekstirpasi, laser

Last Updated ( Monday, 27 February 2012 12:01 )
 
Penatalaksanaan Sinus Preaurikuler Tipe Varian Dengan Pit Pada Heliks Desenden Postero-Inferior
Written by Jacky Munilson, Effy Huriyati, M. Rusli Pulungan   
Thursday, 28 July 2011 23:13
PDF Print E-mail

Jacky Munilson, Effy Huriyati, M. Rusli Pulungan

Abstrak

Sinus preaurikuler merupakan kelainan kongenital berupa adanya lubang kecil pada telinga luar yang biasanya terdapat di anterior dari heliks asendens. Disamping lokasi tersebut, sinus preaurikuler juga dapat ditemukan posterior dari liang telinga luar yang dikenal sebagai sinus preaurikuler tipe varian. Sinus preaurikuler tipe varian merupakan kasus yang jarang dilaporkan. Kebanyakan kasus tidak menunjukkan gejala, sebagian lainnya mengalami masalah infeksi berupa keluarnya cairan, atau terbentuknya abses. Penatalaksanaan sinus preaurikuler adalah dengan pengangkatan sinus secara lengkap. Kekambuhan merupakan masalah yang dapat timbul jika tidak diangkat secara lengkap.

Dilaporkan satu kasus sinus preaurikuler tipe varian dengan pit berada pada heliks desendens  postero-inferior dekat lobulus pada seorang anak laki-laki umur 3 tahun 6 bulan dan ditatalaksana dengan fistulektomi. Artikel Lengkap

 

Kata kunci: Sinus preaurikuler, sinus preaurikuler tipe varian, fistulektomi.

Last Updated ( Monday, 27 February 2012 12:02 )
 
Pola Kuman Abses Leher Dalam
Written by Novialdi, M. Rusli Pulungan   
Thursday, 28 July 2011 23:12
PDF Print E-mail

Novialdi, M. Rusli Pulungan

Abstrak

Latar belakang:. Penatalaksanaan abses leher dalam memerlukan pemberian antibiotik secara empiris sebelum didapatkan hasil kultur dan uji kepekaan. Antibiotik ini diberikan berdasarkan pola kuman penyebab abses leher dalam.   Tujuan: Mengetahui pola kuman penyebab abses leher dalam dan kepekaannya terhadap antibiotik. Tinjauan Pustaka: Abses leher dalam pada umumnya disebabkan oleh campuran beberapa kuman. Kuman penyebab abses leher dalam dapat berupa kuman aerob, anaerob maupun fakultatif anaerob. Pemilihan antibiotik berdasarkan hasil kultur dan uji kepekaan antibiotik terhadap  kuman penyebab. Kesimpulan: Kuman penyebab abses leher dalam adalah campuran kuman aerob dan anaerob. Kuman aerob yang paling dominan adalah stafilokokus dan streptokokus. Kuman anaerob paling banyak adalah kuman gram negatif anaerob. Antibiotik ceforazone, ceforazone sulbactam, moxyfloxacine, dan ceftriaxone masih sensitif terhadap kuman aerob penyebab abses leher dalam. Metronidazole dan klindamisin sensitif terhadap kuman anaerob gram negatif. Artikel Lengkap

Kata Kunci: Abses leher dalam, campuran beberapa kuman, pola kuman

Last Updated ( Friday, 02 November 2012 08:52 )
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 10 of 17

World Head and Neck Cancer Day 2016

Universitas Andalas