Bagian THT-KL peringati World Head and Neck Cancer Day 2016
Thursday, 21 July 2016 16:54
PDF Print E-mail

 

Dalam rangka peringatan hari kanker kepala dan leher sedunia 2016 (World Head and Neck Cancer Day) yang jatuh pada hari Rabu, 27 Juli 2016, bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (THT-KL) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP. Dr. M. Djamil Padang menggelar serangkaian acara. Kegiatan dimulai dengan penyuluhan tentang gejala dan faktor risiko kanker kepala dan leher di lantai 2 Gedung Poliklinik RSUP. Dr. M. Djamil. Kegiatan yang bekerjasama dengan Promkes ini menghadirkan dua pembicara. Pada presentasinya dr. Al Hafiz, Sp. THT-KL  menguraikan faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kanker kepala dan leher, sedankan dr. Sukri menjelaskan tentang gejala kanker ini.

"Kegiatan ini untuk memberikan kesadaran dan informasi mengenai faktor risiko serta gejala kanker kepala dan leher  kepada masyarakat, sehingga terhindar dari penyakit ini atau terdeteksi lebih dini", ujar dr. Sukri Rahman, Sp.THT-KL(K), FICS, Koordinator acara ini yang juga merupakan ketua subbagian Onkologi Kepala dan Leher THT-KL  FK UNAND/ RSUP. Dr. M. Djamil Padang. dr. Sukri juga menambahkan bahwa pada peringatan hari kanker kepala dan leher sedunia 2016 ini, tema yang disampaikan adalah "Kenali Gejalanya, Hindari Faktor Risikonya".

Informasi tentang gejala dan faktor risiko kanker kepala dan leher ini juga disampaikan melalui talk show di TVRI Sumatera Barat pada hari yang sama. Tidak berakhir sampai di situ, untuk memberikan informasi mengenai penatalaksanaan terkini kanker kepala dan leher kepada petugas kesehatan, bekerjasama dengan UPKI FK UNAND, bagian THT-KL akan mengadakan simposium gratis pada Selasa, 2 Agustus 2016. Pada simposium ini akan menghadirkan pembicara Prof. Hiroshi Nishino, MD, PhD dari Jichi Medical University Jepang dan Dr. Bestari J Budiman, Sp.THT-KL(K), ketua bagian THT-KL FK UNAND.

Dalam rilis yang ditulis oleh IFHNOS, International Federation of Head and Neck Oncologic Societies yang menginisiasi penetapan hari kanker ini menyatakan secara global terdapat  500.000 kasus baru kaker kepala leher setiap tahun, dengan kematian mencapai 200.000 yang menjadikannya sebagai penyebab kematian dan kecacatan yang utama di banyak negara di dunia, namun sebagian besar kematian dan kecacatan ini dapat dicegah. Kanker ini menjadi masalah yang penting karena sebagian besar terjadi pada kelompok usia produktif. Untuk menarik perhatian dunia pada perawatan yang efektif dan pengendalian kanker kepala dan keher, IFHNOS menyatakan 27 Juli sebagai World Head & Neck Cancer Day (WHNCD).

Panitia WHNCD 2016 Padang

Setelah Public Lecture bekerja sama dengan Promkes RSUP. Dr. M. Djamil

Penyuluhan (Public Lecture) di RSUP Dr. M. Djamil oleh Dr. Sukri Rahman, Sp.THT-KL(K), FICS

Penyuluhan (Public Lecture) di RSUP Dr. M. Djamil oleh Dr.Al Hafiz, Sp.THT-KL

Suasana Penyuluhan yang interaktif

Talk show di TVRI Sumatera Barat dengan tema Kanker Kepala dan Leher

Free Seminar bekerja sama dengan UPKI FK UNAND dengan pembicara tamu Prof. Hiroshi Nishino, MD, PhD.

 

PHOTO GALLERY

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

World Head and Neck Cancer Day 2016

Universitas Andalas